Home / Sejarah

Sejarah

Pada tahun 1922 Desa Wonokerto pemecahan dari Desa Karanggeneng. Pada saat akan diadakan pemecahan desa masih ada segerombol hutan. Kemudian hutan tersebut dibabat oleh para sesepuh warga desa.

Nama Wono diambil dari kata yang artinya hutan, sedangkan Kerto berarti raamai,sehingga bila d rangkai berarti “Desa Yang Ramai “. Sebagai hari jadi desa ditetapkan hari Jumat Legi.

Adapun Desa Wonokerto dibagi menjadi 7 ( tujuh ) dusun, yaitu :

  1. Dusun Wonokerto
  2. Dusun Sendangrejo kidul
  3. Dusun Wonorejo
  4. Dusun Pudak
  5. Dusun Sumberagung
  6. Dusun Sendangembes
  7. Dusun Sendangrejo kidul

Sebagai pemerintahan desa pemerintah menunjuk tokoh yang terkenal dan disegani oleh masyarakat, Beliau adalah Bapak AHMAD HASAN. Beberapa tahun kemudian digantikan oleh Bapak TOIKROMO. Bapak Toikromo dalam memimpin desa sangat arif dan bijaksana sehingga gaya pemerintahannya banyak yang ditiru oleh masyarakat sehingga sebagai panutan oleh masyarakat Desa Wonkerto. Karena usia Bapak Toikromo sudah tua masyarakat Desa Wonokerto mencari pemimpin Desa Wonokerto dengan jalan Pilihan Langsung.Pilihan Langsung dilaksanakan dengan sangat sederhana tapitidak mengurangi system Demokrasi yang ada saat itu. Pilihan dengan cara memilih langsung Calon Kepala Desa yang sesuai dengan pilihannya sendiri yait berdiri dibelakang Calon Kepala Desa yang dipilih dan pada saat itu Calon Kepala Desa yang terpilih adalah Bapak Sardi.

Berikut para pejabat Kepala Desa Wonokerto semenjak berdirinya Desa Wonokerto adalah sebagai berikut :

NO NAMA MASA JABATAN KETERANGAN
1 TOIKROMO Lurah Pertama
2 SARDI Sampai tahun 1980 Lurah Kedua
3 SARIDJAN 1981 s/d 1990 Lurah Ketiga
4 SUHARMINANTO 1990 s/d 1998 Lurah Keempat
5 SUHARMINANTO 1998 s/d 2000 Lurah Kelima
6 PJ.SUWARSITO 2001
7 PJ. KASIMUN 2002
8 PJ. SURANI 2003 s/d 2004
9 PJ. SUNARDI 2005 s/d 2007
10 SITI MOASRI 2007 s/d 2013 Lurah Keenam
11 SUDARTO 2013 s/d 2019 Lurah Ketujuh